Hubungan Nilai Pendidikan Karakter Anti Korupsi dalam Kisah Buaya Merindukan Burung Pipit terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas IV SD Swasta 101940 Bina Artha 2025/2026
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan nilai pendidikan karakter anti korupsi dalam kisah Buaya Merindukan Burung Pipit terhadap motivasi belajar siswa kelas IV SD Swasta 101940 Bina Artha Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 20 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert yang terdiri dari 20 butir soal untuk variabel nilai pendidikan karakter anti korupsi dan 20 butir soal untuk variabel motivasi belajar siswa, yang disebarkan kepada seluruh 20 siswa. Berdasarkan observasi di lapangan, siswa menunjukkan tingkat keterlibatan dan antusiasme yang lebih tinggi selama sesi pembelajaran berbasis cerita. Hasil penelitian di lapangan menunjukkan: ΣX (skor nilai anti korupsi) = 846, ΣY (skor motivasi belajar) = 872, dan ΣXY = 36.861. Dengan menggunakan rumus Pearson Product Moment, diperoleh koefisien korelasi rxy = 0,87 atau setara dengan rxy × 100 = 87%, yang menunjukkan hubungan positif yang kuat antara kedua variabel. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Pearson Product Moment setelah melalui uji prasyarat berupa uji normalitas dan uji linearitas. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara nilai pendidikan karakter anti korupsi yang disampaikan melalui kisah tersebut dengan motivasi belajar siswa. Penggunaan cerita sebagai media pembelajaran Pendidikan Agama Kristen mampu meningkatkan minat, perhatian, dan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, kisah moral kontekstual dapat menjadi sarana efektif dalam menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas sekaligus mendorong motivasi belajar siswa sekolah dasar.



