ANALISIS DETERMINAN KEJADIAN KOMPLIKASI PERSALINAN DIRSUD KRIOPANTING KECAMATAN PAYUNG TAHUN 2024
Abstract
Komplikasi persalinan masih menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu di Indonesia, terutama di daerah dengan keterbatasan akses layanan kesehatan. RSUD Kriopanting Payung merupakan salah satu fasilitas kesehatan yang menangani kasus persalinan berisiko, namun angka kejadian komplikasi persalinan di rumah sakit ini masih tergolong tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor determinan yang berpengaruh terhadap kejadian komplikasi persalinan di RSUD Kriopanting Kecamatan Payung Tahun 2024, meliputi variabel umur ibu, paritas, jarak kehamilan, dan riwayat persalinan.
Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di RSUD Kriopanting selama periode pengumpulan data. Sampel berjumlah 137 responden yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi rekam medis dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara umur ibu dan komplikasi persalinan (p = 0,002). Sebaliknya, paritas (p = 0,010), jarak kehamilan (p = 0,035), dan riwayat persalinan (p = 0,007) memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian komplikasi persalinan.
Kesimpulannya, pada penelitian ini bahwa variabel umur, paritas, jarak kehamilan, dan riwayat persalinan memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian komplikasi persalinan. Oleh karena itu, deteksi dini terhadap faktor-faktor tersebut sangat penting dalam upaya pencegahan komplikasi dan peningkatan kualitas layanan maternal di RSUD Kriopanting Payung.



